Senin, 03 April 2017

MENGOMENTARI LIRIK LAGU

Kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman menganai tugas kuliah saya yaitu mata kuliah menulis populer. Saya diberi tugas untuk mengomentari sebuah lirik lagu. Mungkin masih banyak kekurangan dalam tulisan ini, mohon dimaklumi apabila terdapat diksi yang kurang tepat maupun kesalahan-kesalahan lainnya.

Lirik lagu: Selalu Menjagamu- Nidji
Sentuhan rasa Yang slalu engkau berikan
Tanpa balasan Dan juga tanpa imbalan

Ku slalu menjadi Penenang hatimu
Seringnya ku tak ada waktu Untukmu untukmu
Sedangkan kau slalu ada Untukku untukku untukku

Sebelum matahari tenggelam
Ku kan mencoba Slalu di sampingmu
Mengganti semua waku kita Yang hilang

Tak mau ku sesali
Sebelum ku terlambat
Sekarang ku berjanji
Slalu menjagamu ho ho ho ho

Andai ku bisa Mengatur jarak dan waktu
Hingga semua Berjalan sesuai mauku

Nayatanya ku terlalu sibuk Untukmu untukmu
Sedangkan kau slalu ada Untukku

Sebelum matahari tenggelam
Ku kan mencoba Slalu di sampingmu
Mengganti semua waku kita Yang hilang

Tak mau ku sesali
Sebelum ku terlambat
Sekarang ku berjanji

Slalu menjagamu
Slalu menjagamu
Slalu menjagamu

link videoclip: https://www.youtube.com/watch?v=JvQvXwzRNDQ

Komentar
Nidji adalah sebuah band yang cukup fenomenal di Indonesia ini. Pada tahun 2015, band ini mengeluarkan sebuah lagu berjudul “Selalu Menjagamu” yang diciptakan oleh sang vokalis band tersebut yaitu Giring. Lagu ini bisa dibilang bagus karena ada sisi berbeda dalam lagu ini. Jika dilihat dari judul mungkin banyak orang yang beranggapan bahwa lagu ini tentang cinta terhadap pasangan. Tetapi nyatanya lagu ini dibuat untuk seorang ibu, yaitu Ibu Giring. Ada kisah tersendiri yang dirasakan oleh Giring sehingga terciptanya lagu ini. Lagu ini diciptakan pada saat Ibu Giring sedang sakit stoke dan harus dirawat di rumah sakit. Ia merasa malu terhadap Ibunya karena belum bisa membalas budi ibunya yang telah melahirkan dan merawatnya. Ada rasa menyesal juga dalam diri Giring akibat jarangnya waktu senggang bersama ibunya. Seperti yang ia tuangkan dalam bait ke dua dalam lagu itu yaitu “Seringnya ku tak ada waktu Untukmu untukmu”.  Lagu tersebut jadi saat Ibu Giring sudah sembuh dari sakitnya. Dan ketika ibunya tahu bahwa anaknya membuatkan lagu untuknya, rasa harupun timbul serta tangispun tak dapat ditahan.
Dalam Lirik lagu ini pencipta menceritakan tentang kasih sayang seorang ibu yang tulus dan tak terbalaskan. Ibu selalu menjadi penenang hidup meski tak banyak waktu yang diluangkan anaknya untuk sang ibu. Pencipta berharap mempunyai waktu luang untuk membalas kasih sayang ibunya dan mencoba selalu ada untuk menjaga ibunya. 
Jika dilihat dari videoclip lagu ini, menggambarkan kehidupan sang anak yang sibuk di dunia entertainment. Jarangnya waktu yang di luangkan untuk ibunya membuat anaknya rindu kepada ibunya. Tapi dengan kesibukan tersebut tidak membuat anak tersebut lupa dengan ibunya, mereka berkomunikasi dan saling memberi kabar lewat telfon dan pesan singkat. Ada yang membuat saya haru ketika melihat videoclip lagu ini, yaitu saat bagian akhir di gambarkan Giring yang sedang konser kemudian dihentikan karena ibunya menelfon, saat itu hati saya tersentuh karena terlihat betapa besarnya rasa sayang Giring terhadap ibunya sehingga memberhentikan konser yang sedang berlangsung demi menerima telefon dari ibunya. Begitupun sebaliknya tergambar sosok ibu yang sangat penyayang yang juga mengingatkan untuk tidak lupa terhadap ibadah meski banyak kegiatan.
Pesan yang dapat diambil dari lagu ini adalah meski kita memiliki kesibukan jangan sampai kita melupakan orang tua, terutama ibu yang melahirkan dan membesarkan kita dengan penuh kesabaran. Berilah kabar agar orangtua tau keadaan kita dan tidak khawatir. Serta jagalah kedua orangtua selagi masih ada. Jangan sia-siakan kesempatan bersama mereka. Percayalah ada sebuah keberkahan dibalik doa dan restu orang tua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lompong